Logo

Siswa SMA Plus Cordova Berprestasi, Jadi Paskibra Kecamatan Tegalsari dan Yayasan

Siswa SMA Plus Cordova Berprestasi, Jadi Paskibra Kecamatan Tegalsari dan Yayasan
19 August 2026 Berita Sekolah 50 kali dibaca

Siswa SMA Plus Cordova Berprestasi, Jadi Paskibra Kecamatan Tegalsari dan Yayasan

Banyuwangi – Kabar membanggakan datang dari SMA Plus Cordova. Sebanyak 11 siswa berhasil dipercaya menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81.

Dari 11 siswa tersebut, 4 di antaranya lolos seleksi ketat dan menjadi anggota Paskibra Kecamatan Tegalsari. Mereka adalah M. Alvin Revananda, Afan Maulana, Ahmad Muhajir, dan Moh. Wildan. Sementara 7 siswa lainnya mendapat kepercayaan menjadi Paskibra Yayasan.

Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Para siswa harus melewati proses panjang, mulai dari seleksi calon anggota, latihan baris-berbaris, pembentukan mental dan fisik, hingga pemantapan akhir. Semua dijalani dengan penuh kedisiplinan dan semangat.

Di tingkat kecamatan, keempat siswa SMA Plus Cordova bahkan dipercaya mengemban peran penting. Mereka terlibat dalam Tim 8 pengibar bendera hingga posisi pemimpin pasukan. Ini membuktikan bahwa kualitas dan tanggung jawab mereka diakui.

Rasa Syukur

Afan Maulana, salah satu siswa yang lolos menjadi Paskibra Kecamatan Tegalsari, mengaku sangat bersyukur. Baginya, ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

"Saya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Paskibra Kecamatan Tegalsari. Semua rasa lelah saat latihan, panas-panasan, dan pengorbanan waktu terbayar lunas. Saat bendera berkibar, rasanya merinding. Saya bangga bisa berkontribusi untuk negara," ujar Afan.

Afan juga menceritakan bahwa latihan Paskibra mengajarkannya banyak hal. Selain fisik yang kuat, ia belajar tentang kerja sama, kesabaran, dan pantang menyerah. Meski harus membagi waktu dengan kegiatan belajar di SMA Plus Cordova yang padat, semuanya bisa dijalani dengan baik.

Apresiasi Sekolah

Kepala SMA Plus Cordova, Fuad Nirwantoro, mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak didiknya. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa generasi muda masih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

"Saya sangat bangga terhadap semua siswa yang berhasil menjadi paskibra, baik di Kecamatan Tegalsari maupun di Paskibra Yayasan. Keterlibatan mereka ini merupakan bukti nyata bahwa rasa nasionalisme masih tumbuh subur di kalangan anak-anak Gen Z," ungkap Fuad.

Fuad menambahkan, sebagai School of Sains, SMA Plus Cordova tidak hanya fokus pada akademik. Pihaknya ingin mencetak generasi yang seimbang, unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter dan jiwa cinta tanah air.

"Kami ingin siswa-siswi kami tidak hanya pintar di kelas. Melalui Paskibra, mereka belajar disiplin, kepemimpinan, dan mencintai Indonesia. Ini sejalan dengan motto kami, 'Survive Morals, Global Intellectual'," tegasnya.

Keterlibatan dalam Paskibra memang bukan sekadar seremoni. Ini adalah proses pembentukan karakter yang mengajarkan kerja sama, ketepatan waktu, dan kekompakan. Nilai-nilai ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan para siswa.

Dengan prestasi ini, SMA Plus Cordova semakin membuktikan diri sebagai School of Sains yang tidak hanya melahirkan siswa cerdas, tetapi juga generasi berkarakter dan cinta tanah air. Selamat kepada para pahlawan muda pengibar bendera! (Risfi)

Bagikan: