Logo

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan Gelar Pengajian Bersama

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan Gelar Pengajian Bersama
29 August 2026 Berita Sekolah 12 kali dibaca

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan Gelar Pengajian Bersama

BANYUWANGI – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menyelimuti seluruh warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ratusan warga yayasan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP dan SMA Plus Cordova, MTS dan MA Mabadiul Ihsan hingga SMK Cordova, berkumpul dalam satu tujuan mulia: memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh cinta dan keteladanan.

Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan momen strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada seluruh peserta didik dan tenaga pendidik. Kebersamaan seluruh warga yayasan dalam acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah SAW.

Inspirasi Ustaz Alil Wafa

Puncak acara peringatan Maulid Nabi diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustaz Alil Wafa, M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk tidak sekadar merayakan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menghidupkan sunnah-sunnah beliau dalam setiap aspek kehidupan. Beliau menyampaikan berbagai nasihat dan keteladanan Rasulullah SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pelajar dan pendidik.

Beliau juga menyoroti pentingnya menjadikan akhlak Nabi sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu, terutama di era modern yang penuh dengan berbagai tantangan dan godaan. Melalui peringatan Maulid Nabi, seluruh warga Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan diajak untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga meneladani akhlak, perjuangan, kesabaran, dan sifat-sifat mulia beliau dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan.

Nasihat Maulid Sangat Berkesan

Salah satu peserta yang tampak serius menyimak jalannya pengajian adalah Deven Pranadygtia Muskawirya, siswa SMA Plus Cordova. Bagi Deven, momen Maulid Nabi kali ini memberikan kesan yang sangat mendalam dan berbeda dari peringatan sebelumnya.

"Saya sangat terkesan dengan nasihat-nasihat yang disampaikan Ustaz Alil Wafa dalam acara ini. Beliau tidak hanya bercerita tentang sejarah Nabi, tetapi juga memberikan contoh-contoh nyata bagaimana kami sebagai pelajar bisa menerapkan sifat sabar, disiplin, dan rendah hati di sekolah maupun di rumah. Ini benar-benar membuka mata saya bahwa meneladani Rasul itu bukan sekadar teori, tapi harus kita praktikkan setiap hari," ungkap Deven dengan penuh semangat.

Siswa SMA Plus Cordova ini juga mengaku termotivasi untuk lebih giat belajar, menjaga sikap terhadap guru, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi teman-teman dan lingkungan sekitarnya.

Maulid yang Spesial

Tidak hanya siswa, para pendidik juga merasakan atmosfer spiritual yang kuat dalam peringatan Maulid tahun ini. Vita Rohmatin, salah seorang guru SMA Plus Cordova, menilai bahwa penyelenggaraan acara pada bulan Agustus memberikan energi tersendiri.

"Acara semarak Maulid Nabi tahun ini terasa sangat spesial karena masih berada di bulan kemerdekaan, yaitu bulan Agustus. Kami bisa menyelaraskan semangat perjuangan para pahlawan dengan semangat perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran. Ini menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak didik kami, khususnya di SMA Plus Cordova, bahwa cinta tanah air dan cinta kepada Rasul itu tidak bertentangan, justru saling menguatkan," tutur Vita Rohmatin dengan penuh haru.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin yang menghidupkan nilai-nilai spiritual di lingkungan yayasan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan hingga akhir.

Komitmen Yayasan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah. Dengan melibatkan seluruh elemen — dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa — yayasan terus mengupayakan lingkungan pendidikan yang islami, inklusif, dan inspiratif.

Dengan semangat meneladani Rasulullah SAW, keluarga besar Yayasan Mabadiul Ihsan – Daar Al Ihsan terus berkomitmen menjadikan pendidikan tidak hanya sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan menjadi pijakan untuk terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara. (Risfi)


Bagikan: